Objek yang akan dibahas disini adalah peran dan fungsi mahasiswa. Peran dan fungsi mahasiswa sangat perlu dipahami agar kita sebagai mahasiswa tidak hanya menumpang nama dan kampus saja, tetapi bisa benar-benar menjalankan hak dan kewajibannya berkaitan dengan peran dan fungsi yang sudah direkatkan semenjak awal menjabat sebagai mahasiswa. Pertanyaannya, apakah setiap mahasiswa tahu benar apa saja peran dan fungsi mereka? Karena hal ini adalah kewajiban untuk mengetahuinya, pastinya mereka bisa menyebutkannya. Ada 4 peran dan fungsi mahasiswa, yakni Iron Stock, Agent of Change, Social Control, dan Moral Force. Tepat sekali jika jawaban mereka seperti itu. Tapi apakah mereka mengerti maksud dan tujuan 4 poin tersebut? Mari kita bahas satu per satu.
About me
recent post
kategori
Arsip Blog
-
▼
2010
(24)
-
▼
Desember
(11)
- Ada Pasar di jurusan Sistem Informasi - ITS
- Gung Ho : Film jadul yang berisi banyak pengetahua...
- Laser Suporter Malaysia sumber kekalahan TimNas
- Cowok Metroseksual = MaHo?
- 4 Faktor Utama Kurang Betahnya Anak Kuliah di Luar...
- Timnas mengalihkan Gayus Tambunan
- Instruksi yang baik itu penting!! : Bermain Star T...
- Mahasiswa SI berpuasa As-Syura
- Be My Team
- Kaburnya Informasi : Bermain Missing Lyric
- Menumbuhkan Rasa Empati : Berkunjung ke Yayasan Pe...
-
▼
Desember
(11)
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label essay. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label essay. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 November 2010
Senin, 01 November 2010
Mencetak Entrepreneur Muda yang Kreatif dan Produktif
Kata entrepreneur sedang pada masanya saat ini. Banyak usaha yang dilakukan oleh berbagai kelompok atau organisasi untuk mencetak penerus entrepreneur yang kreatif dan produktif. Secara umum, entrepreneur adalah seseorang yang memiliki kecakapan tinggi dalam melakukan perubahan, memiliki karakteristik yang hanya ditemukan sangat sedikit dalam sebuah populasi. Salah satu lembaga atau organisasi yang memerlukan kecakapan seperti seorang entrepreneur adalah koperasi.
Koperasi sendiri merupakan asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip Koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Tentu saja dalam badan tersebut diperlukan seseorang dengan kemampuan entrepreneur yang handal. Dan yang paling penting adalah yang sesuai dengan nilai dan kaidah perkoperasian.
Mengapa kita harus mengerti akan nilai dan kaidah perkoperasian? Koperasi mempunyai peraturan khusus yang dirangkum dalam suatu undang-undang khusus koperasi, yakni, UU NO.25 TAHUN 1992. Itu artinya, koperasi mempunyai perhatian khusus dari pemerintah untuk mengembangkannya. Tidaklah mudah untuk menjadi pengelola ataupun pengurus koperasi baik itu dalam lingkup kecil dan lingkup luas. Softskill seseorang sangatlah dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan hal-hal yang bersifat memberi keuntungan lebih kepada masyarakat.
Cara menghasilkan seorang entrepreneur muda berbasis koperasi yakni dengan cara terlebih dahulu memperkenalkan kepada mereka apa itu enterpreneur. Dalam kehidupan anak sekolah, sebenarnya mereka telah diajari berorganisasi yakni dalam OSIS atau kepengurusan ekskul lainnya. Namun, mereka hanya berkoordinasi saja, tidak menghasilkan suatu penghasilan. Lain halnya dengan koperasi, yang mana kegiatan-kegiatannya dapat melatih seseorang untuk bekerja keras, dan dari hasil kerja tersebut, akan diperoleh suatu hasil yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Langganan:
Postingan (Atom)
